Semua Informasi Desa Ada di "InfoDESA"


Ketika saya datang ke sebuah desa untuk menanyakan beberapa hal, saya sempat kaget sekaligus heran. Staf desa yang saya tanya menunjuk ke sebuah monitor yang dipajang di aula desa itu. "Bapak bisa melihat semua informasi tentang desa ini di situ," katanya.

Ah! Semula saya tidak percaya. Masak sih desa ini sudah secanggih itu, sadar informasi, sehingga menyediakan semua informasi yang dibutuhkan di sebuah layar monitor?

Dengan rasa penasaran saya pun menuju ke monitor yang cukup lebar, dipasang pada sebuah standing bracket. Tidak terlihat ada komputer di situ.

Saya melihat di layar itu ada foto, mungkin foto pak Kades, lalu gambar sebuah informasi, peta wilayah, dan tombol-tombol. HEBAT! Ini tentu monitor layar sentuh (touch screen). Kita hanya perlu menyentuh gambar dan tombol di layar untuk mengoperasikannya!

InfoDesa
Contoh Tampilan InfoDESA

Saya mulai menyentuh gambar foto pak Kades, muncul informasi profilnya, mulai dari Nama, Jenis Kelamin, Tempat Lahir, Agama, Pendidikan, dan seterusnya.

Saya lalu menyentuh gambar di bawahnya, yang tampak seperti gambar sosialisasi atau pengumuman. Benar saja. Muncul materi-materi sosialisasi dan pengumuman dalam ukuran yang lebih besar sehingga mudah dibaca. Seperti papan pengumuman saja, tetapi tampilan ini bisa kita pilih-pilih sesuai materi yang ingin kita tampilkan. Ck ck ck... decak saya mulai KAGUM.

Selanjutnya saya menyentuh gambar peta. Muncul pertanyaan konfirmasi karena peta akan ditampilkan melalui Google Maps. Canggih! Dengan cara ini saya bisa mengetahui peta lokasi desa secara "live", bisa diperbesar dan perkecil (zoom), serta kalau perlu melakukan pencarian lokasi tertentu.

Google Maps ditampilkan dalam web browser, dan tentu perlu koneksi Internet agar peta tersebut menjadi hidup (live).

Saya menutup web browser untuk kembali ke tampilan informasi. Saya mencoba setiap tombol yang disediakan.
  • Tombol "Organisasi" menampilkan struktur organisasi lembaga-lembaga yang ada di desa, yaitu "Pemerintahan", "BPD", "PKK", "Karang Taruna", dan "RT-RW". Jika kita sentuh di nama personilnya, maka akan muncul profil personil tersebut!
  • Tombol "Kewilayahan" menampilkan informasi wilayah desa, seperti luas wilayah, batas-batas, koordinat, tipologi, klasifikasi, dan kategori. Di sini saya juga melihat struktur wilayah, yaitu jumlah Dusun, jumlah RW, dan jumlah RT yang ada di desa.
  • Tombol "Kependudukan" menampilkan informasi tentang jumlah penduduk di desa, baik secara keseluruhan, atau yang sudah dikelompokkan berdasarkan jenis kelamin, bahkan sudah dibuat persentasenya! Data inilah yang saya cari. Ada penggolongan penduduk berdasarkan kelompok usia (pengelompokan standar 0-4, 5-9, 10-14 dst), berdasarkan agama, berdasarkan pendidikan, dan berdasarkan pekerjaan. Semua pengelompokan tersebut sudah sesuai standar yang ada pada KTP atau KK.

    Data yang ditampilkan di sini disebutkan sumbernya dari berapa Dusun, RW, dan RT. Jadi, datanya benar-benar Live dari database, dan bisa kita filter sendiri, misalnya jika ingin melihat data per RW tertentu, atau bahkan per RT tertentu. Data di sini adalah data penduduk yang REAL tinggal, bukan berdasarkan alamat KTP saja seperti pada Sisduk (Sistem Kependudukan). Jadi, penduduk dengan KTP dari daerah lain pun tetap dihitung, karena REAL tinggal di sini.
  • Tombol "Pelayanan" menampilkan SOP (tata cara / prosedur) Pelayanan yang disediakan di desa, atau yang berkaitan dengan administrasi pemerintahan. Di sini ada prosedur mengurus KTP dan KK, prosedur mengurus SKKB, dan sebagainya. Jadi, warga yang datang tidak perlu lagi menanyakan prosedur-prosedur tersebut kepada petugas atau staf desa.
  • Tombol "Kegiatan" menampilkan informasi program kegiatan yang dilaksanakan di desa. Di sini ada informasi pelaksanaan BELKAGA, PIN, Bedah Rumah, Baksos, bahkan turnamen sepak bola yang diadakan di desa.
  • Tombol "Layanan Umum" memuat semua tempat pelayanan umum (Public Service) yang ada di sekitar wilayah desa, seperti Kantor Kecamatan, Kantor Polsek, Koramil, KUA, Kantor Pos, Rumah Sakit, dan sebagainya.
  • Tombol "Industri" memuat daftar pabrik, kawasan industri, dan semacam itu yang berada di sekitar wilayah desa. Dengan informasi ini, warga bisa mengetahui --misalnya-- kemana jika ingin melamar pekerjaan atau menjadi vendor.
  • Tombol "UMKM" memuat daftar UMKM yang berada di sekitar wilayah desa, sehingga menjadi ajang promosi bagi UMKM tersebut.
  • Tombol "WISATA" memuat daftar tempat wisata yang berada di sekitar wilayah desa, sehingga menjadi informasi bagi warga yang ingin berwisata, atau untuk melakukan kegiatan usaha yang terkait dengan pariwisata.
  • Tombol "FAVORIT" memuat daftar tempat-tempat favorit yang berada di wilayah desa dan sekitarnya, seperti perumahan, tempat kuliner, tempat hiburan, sarana olah raga, dan sebagainya.

WAHHH!! Luar biasa banget desa ini. Semua hal yang ingin saya tanyakan sudah terjawab!

Saya kembali ke staf desa tadi, namun kali ini pertanyaan saya sudah berubah.

"Pak, luar biasa sekali desa ini. Tetapi saya penasaran, siapa yang begitu rajin memasukkan data dan membuat tampilan informasi yang sangat lengkap dan bermanfaat itu?"

Staf desa itu tersenyum. "Oh, bukan kami pak. Kami hanya menyediakan fotokopi KK yang dikumpulkan melalui para ketua RT. Ada Team InfoDESA yang memasukkan semua data, termasuk data Layanan Umum, Industri, Wisata, dan lain-lain."

"Wow, hebat," celetuk saya hampir tanpa sadar. Maklum, info yang disampaikan Staf desa tadi benar-benar mencengangkan saya. "Jadi, Desa tinggal menyediakan monitor itu ya?"

"Tidak juga, pak. Monitor itu, dan sebuah komputer kecil di balik monitor itu, semuanya dari Team InfoDESA!"

"Lho.. lho.. lho! Kok bisa begitu? Apakah tanpa biaya?" tanya saya semakin heran.

"Ya ada juga biayanya. Mereka kan tetap perlu dana untuk pengadaan alat, pemasukan data, dan lain-lainnya. Tetapi kalau tidak dilakukan Team InfoDESA, mungkin mustahil juga kami punya informasi yang lengkap seperti itu. Apalagi informasi tentang warga yang REAL tinggal di desa ini, dan bisa diupdate jika ada perubahan."

"Apakah update data dilakukan oleh Team InfoDESA juga?"

"Tidak, pak. Kami sudah ditraining untuk melakukan update data. Kan tidak banyak pak, kalau hanya update. Yang penting kita sudah memiliki data dasarnya, dan ini yang susah diwujudkan sendiri. Update dilakukan jika ada perubahan saja, misalnya ada warga yang meninggal, ada yang pindah, atau ada UMKM baru, dan hal-hal seperti itu saja."

"Hebat ya!" puji saya tulus. "Apakah informasi ini bisa diakses juga di Internet?"

"Tidak, pak. Informasi ini hanya tersedia di sini. Databasenya lokal. Kalau konek ke Internet, kan bisa di-hack orang. Keamanan data warga ini menjadi tanggung jawab kami."

"Iya, bener begitu," sahut saya sambil mengangguk-angguk tanda setuju.

"Baik, pak. Terrima kasih untuk informasi dan keterangannya," kata saya sambil bangkit dan bermohon diri. Tetapi, rasanya masih ada satu pertanyaan lagi yang ingin saya ajukan. "Pak, apakah Team InfoDESA itu hanya membantu desa ini saja?"

"Tentu saja tidak, pak," jawab Staf desa yang ramah itu. "Setahu saya, aplikasi InfoDESA ini bisa dipasang di semua desa dan kelurahan di seluruh Indonesia. Ini kontaknya, hubungi saja melalui email. Nanti mereka akan menginformasikan Team yang ada di daerah yang ingin memasang InfoDESA," jelasnya.

"Oke pak, terima kasih."

***

  • Ada juga semacam brosur untuk informasi yang bisa dicetak. Silahkan DOWNLOAD di sini.
  • Bagi rekan-rekan yang ingin menjadi Team InfoDESA di daerahnya, silahkan kontak kami juga melalui email di atas.

Komentar

  1. Mantul pak Haer, insyaa Allah siap gabung mengembangkan di daerah saya dan sekitarnya untuk desa yang lebih maju dan produktif demi Indonesia maju mari kita mualai dari desa yang maju pula...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya pak.
      Kalau bukan kita yang mulai... nanti orang lain :)

      Hapus
  2. Jaya selalu n semoga ttp bisa berkarya

    BalasHapus
  3. Sehat selalu pak Haer Thalib... tetap semangat berkarya untk warga

    BalasHapus
  4. Propinsi Jawa Barat, Kab. Cirebon, Kecamatan Talun, Desa Cirebon Girang
    susah masuk

    BalasHapus

Posting Komentar